Motivasi bagi saya adalah motif+aksi. Untuk termotivasi, seseorang harus mempunyai motif dan beraksi. Motif adalah pola, struktur, rencana yang bisa dirancang dengan meniru dan memodifikasi motif yang sudah sukses. Sebelum beraksi, motif sudah harus ada. Meskipun sederhana, motif bisa disempurnakan seiring jalan.
Aksi juga harus ada, meskipun sangat sedikit tapi minimal ada tindakan. Misalnya motivasi untuk diet; seseorang bisa mencari motif atau pola dari orang lain yang sudah sukses, membuat rencana dan yang paling penting adalah tindakan atau aksi. Misal rencananya adalah menjadi vegetarian dan berolahraga, makan harus ada tindakan membeli sayur, minimal mencari informasi tentang resep-resep sayuran setiap hari. Salah satu contoh rencana tindakan lainnya adalah berlari pagi setiap hari. Tiada hari tanpa aksi, meski semalas-malasnya minimal memakai sepatu lari dan hanya berjalan 5 menit atau bahkan 5 meter saja. Saya jamin, jadinya malah akan lebih dari 5 menit/meter berjalan/lari paginya. Berbeda jika tidak ada tindakan sama sekali, bisa-bisa ketiduran dan bangun siang jadinya. Dengan bertindak, meskipun dengan aksi yang minimal, maka hukum inersia/momentum akan bekerja.
Marketing:
Psikologi persuasi, pertama-tama: calon pelanggan bisa diberikan sesuatu secara gratis, entah itu hadiah atau free sample/free trial. Lalu prospek bisa diminta komitmennya yang kecil-kecilan dulu, dimulai dengan minta waktu 5 menit atau menawarkan proses yang termudah. Ingat, jangan berikan hanya satu solusi atau juga jangan memberikan terlalu banyak alternatif. Tawarkan prospek dua atau maksimal tiga pilihan agar dia merasa bebas dan akhirnya terbujuk tanpa perlawanan. Berikan testimoni yang meyakinkan bahwa banyak orang, lebih bagus lagi yang setipe dengan prospek, untuk meyakinkannya. Mayoritas cenderung berpotensi benar. Kasih juga bukti dan otoritas, bisa berupa sertifikat atau pengakuan. Seragam, baju, dan simbol-simbol wewenang harus dikenakan. Bersikaplah seperti sahabat dan minta direferensikan oleh temannya prospek. Prospek tentunya lebih mudah mempercayai orang yang dikenal daripada orang asing sama sekali. Berikan diskon dengan waktu yang terbatas dan kasih kesadaran akan kelangkaan dengan keterbatasan jumlah barang dagangannya. Jalin hubungan bisnis perlahan tapi pasti, setahap demi setahap mulai dengan perkenalan dan basa-basi, jangan langsung minta closing. Seperti mau pacaran, jangan langsung tembak dan minta kawin, harus ada pendekatan terlebih dahulu, kecuali kalau anda yang dikejar-kejad prospek. Tetapkan target segmen yang mau digarap, agar efisien dan berikan citra yang efektif agar diingat kuat. Ciptakan perbedaan yang unik dan penawaran yang tak kan terlupakan. Kemas dengan menarik, sesuaikan harga, dan promosikan seiring pelayanan yang ramah. Komunikasi harus terjalin agar brand/merek anda semakin bernilai dan berdaya jual...
Jumat, 01 Oktober 2010
Senin, 16 Agustus 2010
Perubahan & Relaksasi
Kemajuan mensyaratkan perubahan. Tanpa perubahan, jika segalanya konstan maka kemajuan menjadi mustahil. Kita bisa berjalan maju ke depan dengan merubah langkah kita.
Sayangnya perubahan itu tidak mudah. Membutuhkan pemrograman pikiran dan disiplin perilaku baru yang konsisten. Perubahan mengundang konflik batin. Pikiran baru sulit diprogram pada otak yang kritis. Pemrograman pikiran harus melewati otak kritis (beta) untuk ditanam pada otak bawah sadar (alpha-theta). Kita membutuhkan relaksasi yang mendalam untuk penanaman sugesti seperti pada hipnotis & EFT.
Dan agar perubahan menjadi langgeng, dibutuhkan disiplin perilaku yang konsisten. Tantangannya adalah, perilaku yang baru (dari otak depan/front neocortex) mengundang ketakutan. Takut akan resiko dan takut akan kehilangan zona nyaman (oleh otak limbik atau amygdala). Disiplin perilaku harus bisa menyingkirkan ketakutan dan harus bisa dilakukan secara terus-menerus. Kita membutuhkan adaptasi bertahap seperti pada Kaizen Way (Robert Maurer).
Kesimpulannya, perubahan membutuhkan relaksasi untuk pemrograman pikiran dengan penanaman sugesti. Dan perubahan yang langgeng tidak sesaat saja membutuhkan adaptasi bertahap dengan disiplin perilaku yang konsisten atau terus-menerus. Tehnik dan metode yang disarankan adalah; Mindfulness, CBT&ACT (terbukti ilmiah), hipnotis, NLP, dan Psikologi Energi semacam EFT (belum teruji), Kaizen Way/Micromovement, serta manajemen stres yang disesuaikan.
Untuk konsultasi, coaching&training dalam bidang produktivitas, manajemen stres, relaksasi mendalam, pemrograman pikiran secara psikologis, dan pembelajaran disiplin perilaku dengan adaptasi bertahap; silahkan hubungi REZA 087878105050 SMS untuk informasi lebih jelas. Mudah bukan?
Sayangnya perubahan itu tidak mudah. Membutuhkan pemrograman pikiran dan disiplin perilaku baru yang konsisten. Perubahan mengundang konflik batin. Pikiran baru sulit diprogram pada otak yang kritis. Pemrograman pikiran harus melewati otak kritis (beta) untuk ditanam pada otak bawah sadar (alpha-theta). Kita membutuhkan relaksasi yang mendalam untuk penanaman sugesti seperti pada hipnotis & EFT.
Dan agar perubahan menjadi langgeng, dibutuhkan disiplin perilaku yang konsisten. Tantangannya adalah, perilaku yang baru (dari otak depan/front neocortex) mengundang ketakutan. Takut akan resiko dan takut akan kehilangan zona nyaman (oleh otak limbik atau amygdala). Disiplin perilaku harus bisa menyingkirkan ketakutan dan harus bisa dilakukan secara terus-menerus. Kita membutuhkan adaptasi bertahap seperti pada Kaizen Way (Robert Maurer).
Kesimpulannya, perubahan membutuhkan relaksasi untuk pemrograman pikiran dengan penanaman sugesti. Dan perubahan yang langgeng tidak sesaat saja membutuhkan adaptasi bertahap dengan disiplin perilaku yang konsisten atau terus-menerus. Tehnik dan metode yang disarankan adalah; Mindfulness, CBT&ACT (terbukti ilmiah), hipnotis, NLP, dan Psikologi Energi semacam EFT (belum teruji), Kaizen Way/Micromovement, serta manajemen stres yang disesuaikan.
Untuk konsultasi, coaching&training dalam bidang produktivitas, manajemen stres, relaksasi mendalam, pemrograman pikiran secara psikologis, dan pembelajaran disiplin perilaku dengan adaptasi bertahap; silahkan hubungi REZA 087878105050 SMS untuk informasi lebih jelas. Mudah bukan?
Langganan:
Postingan (Atom)